Guardado en:
| Autor principal: | |
|---|---|
| Formato: | Recurso digital |
| Lenguaje: | indonesio |
| Publicado: |
Zenodo
2024
|
| Materias: | |
| Acceso en línea: | https://doi.org/10.5281/zenodo.14969922 |
| Etiquetas: |
Agregar Etiqueta
Sin Etiquetas, Sea el primero en etiquetar este registro!
|
Tabla de Contenidos:
- <p>Kimia permukaan mempelajari interaksi antara permukaan material dan lingkungannya, termasuk adhesi dan kebasahan. Coating melibatkan pelapisan untuk melindungi atau memodifikasi permukaan material, mendukung kebutuhan industri seperti perlindungan dari korosi dan peningkatan estetika (Grzincic et al., 2015; Mierisch et al., 1999). Dalam konteks industri manufaktur, penggunaan teknologi coating berkontribusi signifikan terhadap perlindungan material dari korosi, abrasi, dan pengaruh lingkungan lainnya yang merusak. Hal ini memungkinkan industri untuk mencapai tujuan produksi yang lebih efisien dan produk yang memiliki daya tahan lebih lama dan visual yang lebih menarik. Teknologi seperti nanopartikel emas dan plasma polimerisasi menunjukkan bagaimana kemajuan dalam kimia permukaan dan coating dapat mempengaruhi proses biologis dan menciptakan sifat permukaan yang diinginkan, memperlihatkan pentingnya teknologi ini dalam mengembangkan material dengan kinerja, keandalan, dan estetika yang lebih baik (Grzincic et al., 2015; Mertens et al., 2020). Memahami dan mengaplikasikan prinsip-prinsip ini sangat vital dalam menghasilkan inovasi material yang berkelanjutan dan memenuhi kebutuhan pasar yang berkembang.</p>