Saved in:
| Main Authors: | , |
|---|---|
| Format: | Recurso digital |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Zenodo
2025
|
| Subjects: | |
| Online Access: | https://doi.org/10.5281/zenodo.15713785 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Table of Contents:
- <p><strong>Bahasa Indonesia: </strong><br>Legenda Sri Tanjung merupakan cerita rakyat dari Banyuwangi, Jawa Timur, yang mengangkat tema kesetiaan, pengorbanan, dan kebenaran. Melalui kisah tragis namun sarat makna ini, cerita menjelaskan asal-usul nama Banyu Wangi yaitu air yang harum sebagai simbol kesucian dan cinta sejati. Narasi ini menggambarkan dampak fitnah, kekuatan cinta, serta nilai moral yang melekat dalam warisan budaya takbenda Indonesia. Disusun dalam konteks pendidikan karakter dan pelestarian folklor, karya ini bertujuan mengedukasi sekaligus menghidupkan kembali tradisi lisan Nusantara. <br><br><strong>English: </strong><br>The legend of Sri Tanjung is a folktale from Banyuwangi, East Java, that explores themes of loyalty, sacrifice, and truth. This tragic yet meaningful narrative explains the origin of the name Banyu Wangi "fragrant water" as a symbol of purity and eternal love. The story portrays the consequences of slander, the power of love, and moral values rooted in Indonesia’s intangible cultural heritage. Developed within the context of character education and folklore preservation, this work aims to both educate and revitalize the archipelago’s oral traditions.</p>