Đã lưu trong:
| Tác giả chính: | |
|---|---|
| Định dạng: | Recurso digital |
| Ngôn ngữ: | Tiếng Indonesia |
| Được phát hành: |
Zenodo
2025
|
| Những chủ đề: | |
| Truy cập trực tuyến: | https://doi.org/10.5281/zenodo.17082209 |
| Các nhãn: |
Thêm thẻ
Không có thẻ, Là người đầu tiên thẻ bản ghi này!
|
Mục lục:
- <p><span>Cronobacter</span><span> </span><span>sakazakii</span><span> adalah patogen </span><span>oportunistik</span><span> yang menjadi perhatian utama dalam keamanan pangan, terutama pada produk susu formula bayi dan makanan bubuk. Infeksi yang ditimbulkan bakteri ini dapat berakibat fatal, khususnya pada neonatus, bayi prematur, dan kelompok </span><span>imunokompromais</span><span>, dengan risiko meningitis, sepsis, hingga kematian. Program nutrisi bayi, baik yang dikelola pemerintah maupun swasta, menghadapi tantangan besar karena distribusi susu formula dalam skala luas berpotensi meningkatkan risiko kontaminasi. Kontaminasi dapat terjadi pada tahap produksi, distribusi, maupun saat penyiapan oleh pengasuh. Dengan meningkatnya kesadaran publik akan keamanan pangan bayi, penting bagi pemangku kebijakan untuk memperkuat standar </span><span>higienitas</span><span>, sistem pengawasan, serta edukasi kepada masyarakat guna menjamin keamanan program nutrisi bayi di Indonesia.</span></p>