Bewaard in:
| Hoofdauteurs: | , |
|---|---|
| Formaat: | Recurso digital |
| Taal: | Indonesisch |
| Gepubliceerd in: |
Zenodo
2025
|
| Onderwerpen: | |
| Online toegang: | https://doi.org/10.5281/zenodo.17825311 |
| Tags: |
Voeg label toe
Geen labels, Wees de eerste die dit record labelt!
|
Inhoudsopgave:
- <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Al-Qur’an sebagai sumber etika sosial melalui kajian terhadap ayat-ayat yang menekankan prinsip keadilan dan kesetaraan manusia. Latar belakang penelitian muncul dari kebutuhan penguatan nilai-nilai etika sosial Islam yang relevan dengan dinamika sosial kontemporer, terutama dalam konteks meningkatnya ketimpangan dan disharmoni sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui penelusuran ayat-ayat Al-Qur’an, literatur tafsir, serta referensi akademik terkait etika sosial Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep al-‘adl, al-qisth, dan al-mīzān merupakan kerangka normatif yang menuntun pembentukan keadilan sosial dalam perspektif Al-Qur’an. Analisis terhadap Surah Al-Hujurat ayat 13 serta ayat-ayat lainnya mengungkap bahwa kesetaraan manusia, larangan diskriminasi, dan penghormatan terhadap martabat individu merupakan fondasi utama hubungan sosial dalam Islam. Temuan ini selaras dengan prinsip kesejahteraan sosial Indonesia yang menekankan kesetiakawanan, keadilan, akuntabilitas, dan partisipasi publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai Qur’ani memiliki relevansi signifikan sebagai basis moral dan etis dalam memperkuat tatanan masyarakat yang inklusif, berkeadaban, dan berkeadilan.</p>