Saved in:
| Main Author: | |
|---|---|
| Format: | Recurso digital |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Zenodo
2025
|
| Online Access: | https://doi.org/10.5281/zenodo.17930613 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Table of Contents:
- <p><span>Pembangunan generasi Islami yang unggul merupakan tantangan fundamental dalam konteks pendidikan modern yang dihadapkan pada arus globalisasi dan sekularisasi. Penelitian ini mengkaji konsep kurikulum pendidikan Islam berkualitas melalui pendekatan kajian pustaka yang berfokus pada Al-Qur'an, Hadis, serta pemikiran ulama salaf dan kontemporer berdasarkan manhaj salaf. Kajian menelaah fondasi teologis pendidikan Islam melalui analisis teks Arab seperti QS. At-Tahrim (66):6, QS. Luqman (31):13-19, dan hadis-hadis shahih tentang tanggung jawab pendidikan, serta mengkaji praktik kurikulum pendidikan pada masa Rasulullah </span><span lang="IN">Sallallahu alaihi wasallam</span><span>, sahabat, tabi'in, dan era</span><span> </span><span>keemasan Islam seperti sistem halaqah, kuttab, madrasah, dan metode talaqqi yang mengintegrasikan aspek aqidah, ibadah, akhlaq, dan ilmu pengetahuan.</span></p> <p><span> </span></p> <p><span>Hasil</span><span> </span><span>analisis mengidentifikasi karakteristik kurikulum berkualitas: berbasis tauhid, holistik (keseimbangan ruhiyah, aqliyah, dan jasadiyah), berorientasi akhlaq mulia, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Tantangan kontemporer meliputi dikotomi ilmu agama-umum, lemahnya integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum nasional, minimnya keteladanan guru, dan pengaruh negatif lingkungan. Rekomendasi mencakup: revitalisasi kurikulum berbasis tauhid dengan integrasi sains dan adab, penguatan peran guru sebagai murabbi, pemberdayaan keluarga sebagai madrasah pertama, optimalisasi masjid sebagai pusat pendidikan, dan pengembangan sistem evaluasi holistik yang mencakup kognitif, afektif, dan psikomotorik. Kajian ini diharapkan memberikan kerangka konseptual dan praktis dalam merancang kurikulum pendidikan Islam yang mampu melahirkan generasi rabbani, berilmu, berakhlaq mulia, dan berdaya saing.</span></p>