Na minha lista:
| Main Authors: | , , |
|---|---|
| Formato: | Recurso digital |
| Idioma: | |
| Publicado em: |
Zenodo
2026
|
| Acesso em linha: | https://doi.org/10.5281/zenodo.18548822 |
| Tags: |
Adicionar Tag
Sem tags, seja o primeiro a adicionar uma tag!
|
Sumário:
- <p>Penanganan bahan kimia mudah terbakar kategori 2 memerlukan prosedur pengendalian mutu yang terstandar guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja dan memastikan konsistensi produk. Penelitian ini mengkaji implementasi standar <em>quality control</em> pada <em>methyl methacrylate</em> sebagai representasi bahan <em>flammable category</em> 2 di lingkungan industri. Metode yang digunakan meliputi analisis dokumen MSDS, evaluasi parameter fisik-kimia, serta penilaian kesesuaian prosedur dengan regulasi Indonesia dan internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa standardisasi melibatkan tiga aspek utama: verifikasi spesifikasi teknis (densitas 0,943 mg/cm³, titik nyala 9°C, dan kemurnian 100%), protokol penyimpanan pada suhu di bawah 30°C dengan ventilasi memadai, serta penerapan sistem dokumentasi terintegrasi sesuai GHS edisi ke-7. Temuan penting mengungkapkan bahwa koordinasi antara bagian produksi, laboratorium <em>quality control</em>, dan HSE menjadi kunci keberhasilan pengendalian mutu. Kesimpulannya, prosedur terstandar tidak hanya meningkatkan keamanan operasional tetapi juga menjamin kualitas produk akhir memenuhi standar industri polimer akrilik. Rekomendasi yang diberikan mencakup pelatihan berkala bagi personel, audit internal rutin, dan pembaruan prosedur mengikuti perkembangan regulasi terkini.</p>