Furkejuvvon:
Bibliográfalaš dieđut
Váldodahkkit: Putri, Dwi Jelasi, Firdaus, Ali, Ami, Hidayati
Materiálatiipa: Recurso digital
Giella:bahasa indonesiagiella
Almmustuhtton: Zenodo 2025
Fáttát:
Liŋkkat:https://doi.org/10.5281/zenodo.18616905
Fáddágilkorat: Lasit fáddágilkoriid
Eai fáddágilkorat, Lasit vuosttaš fáddágilkora!
Sisdoallologahallan:
  • <p><em><span>Rendahnya tingkat literasi masyarakat terhadap isu ketahanan pangan menjadi tantangan serius dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Padahal, ketahanan pangan merupakan pilar utama dalam menjaga stabilitas ekonomi, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Di era digital, animasi sebagai media visual interaktif dinilai mampu menyampaikan pesan edukatif dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk merancang animasi edukatif mengenai ketahanan pangan dengan menerapkan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri dari enam tahapan: konsep, desain, pengumpulan materi, pembuatan, pengujian, dan distribusi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif deskriptif, dengan studi literatur sebagai dasar pengembangan konten dan kuesioner skala Likert sebagai alat evaluasi efektivitas. Hasil uji responden sebanyak 30 orang menunjukkan bahwa seluruh aspek penilaian—kejelasan pesan, kualitas visual, daya tarik karakter, alur cerita, dan pengaruh terhadap pemahaman—memperoleh skor rata-rata di atas 4.15, termasuk dalam kategori “Setuju” hingga “Baik”. Hasil ini menunjukkan bahwa animasi yang dikembangkan terbukti berhasil sebagai media edukatif. Penerapan metode MDLC dalam perancangan animasi dinilai efektif, terstruktur, dan dapat dijadikan referensi untuk pengembangan media pembelajaran serupa di masa depan.</span></em></p>