محفوظ في:
| المؤلف الرئيسي: | |
|---|---|
| التنسيق: | Recurso digital |
| اللغة: | |
| منشور في: |
Zenodo
2026
|
| الموضوعات: | |
| الوصول للمادة أونلاين: | https://doi.org/10.5281/zenodo.19633903 |
| الوسوم: |
إضافة وسم
لا توجد وسوم, كن أول من يضع وسما على هذه التسجيلة!
|
جدول المحتويات:
- <p>Keanekaragaman hayati laut di wilayah laut lepas (areas beyond national jurisdiction) selama ini menghadapi kekosongan pengaturan hukum yang memadai dalam rezim hukum laut internasional. Meskipun United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) telah menjadi kerangka utama dalam pengaturan laut, pengaturan terkait konservasi dan pemanfaatan sumber daya hayati di luar yurisdiksi nasional masih bersifat terbatas. Kondisi ini mendorong lahirnya perjanjian Biodiversity Beyond National Jurisdiction (BBNJ) sebagai instrumen hukum internasional baru yang bertujuan melindungi dan mengelola keanekaragaman hayati laut secara berkelanjutan</p>