Gardado en:
| Main Authors: | , |
|---|---|
| Formato: | Recurso digital |
| Idioma: | |
| Publicado: |
Zenodo
2026
|
| Acceso en liña: | https://doi.org/10.5281/zenodo.19943513 |
| Tags: |
Engadir etiqueta
Sen Etiquetas, Sexa o primeiro en etiquetar este rexistro!
|
| _version_ | 1866901363101794304 |
|---|---|
| author | Mosooli, Ermin Alperiana Baali, Mardian |
| author_facet | Mosooli, Ermin Alperiana Baali, Mardian |
| contents | <p>Abstrak. Janda dalam masyarakat pada umumnya seringkali mendapatkan stigma yang cenderung<br>menempatkan mereka sebagai obyek seksual, memberi label amoral, penggoda, dan berbahaya karena<br>berpotensi merebut suami orang. Stigma seperti ini membatasi ruang gerak perempuan janda mulai<br>keterbatasan ruang untuk bersosialisasi hingga sampai pada kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan.<br>Kisah Hagar dan janda di Sarfat dalam Alkitab menggambarkan kepedulian Allah kepada kesulitan<br>hidup mereka sebagai janda. Allah hadir dalam hidup mereka dan memberikan jalan keluar sehingga<br>mereka bisa melanjutkan hidup dengan baik. Penelitian ini bertujuan menggali makna perjumpaan<br>Allah dengan Hagar dan janda di Sarfat dan manfaatnya untuk mengkritik stigma tentang janda yang<br>hidup di masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi pustaka. Hasil yang ditemukan: 1)<br>perjumpaan Allah dengan Hagar dan janda di Sarfat memberikan jalan keluar bagi keduanya untuk<br>keluar dari kesulitan dan melanjutkan hidup mereka dengan baik; 2) makna perjumpaan Allah dengan<br>Hagar dan janda di Sarfat bertentangan dengan stigma yang hidup di masyarakat tentang janda karena<br>stigma membatasi ruang gerak janda untuk keluar dari kesulitan dan melanjutkan kehidupan mereka.</p> <p>Kata-kata Kunci: janda, Hagar, janda di Sarfat, stigma tentang janda</p> <p> </p> |
| format | Recurso digital |
| id | zenodo_https___doi_org_10_5281_zenodo_19943513 |
| institution | Zenodo |
| language | |
| publishDate | 2026 |
| publisher | Zenodo |
| record_format | zenodo |
| spellingShingle | MAKNA PERJUMPAAN ALLAH DENGAN HAGAR DAN JANDA DI SARFAT UNTUK MENGKRITIK STIGMA TENTANG JANDA Mosooli, Ermin Alperiana Baali, Mardian <p>Abstrak. Janda dalam masyarakat pada umumnya seringkali mendapatkan stigma yang cenderung<br>menempatkan mereka sebagai obyek seksual, memberi label amoral, penggoda, dan berbahaya karena<br>berpotensi merebut suami orang. Stigma seperti ini membatasi ruang gerak perempuan janda mulai<br>keterbatasan ruang untuk bersosialisasi hingga sampai pada kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan.<br>Kisah Hagar dan janda di Sarfat dalam Alkitab menggambarkan kepedulian Allah kepada kesulitan<br>hidup mereka sebagai janda. Allah hadir dalam hidup mereka dan memberikan jalan keluar sehingga<br>mereka bisa melanjutkan hidup dengan baik. Penelitian ini bertujuan menggali makna perjumpaan<br>Allah dengan Hagar dan janda di Sarfat dan manfaatnya untuk mengkritik stigma tentang janda yang<br>hidup di masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi pustaka. Hasil yang ditemukan: 1)<br>perjumpaan Allah dengan Hagar dan janda di Sarfat memberikan jalan keluar bagi keduanya untuk<br>keluar dari kesulitan dan melanjutkan hidup mereka dengan baik; 2) makna perjumpaan Allah dengan<br>Hagar dan janda di Sarfat bertentangan dengan stigma yang hidup di masyarakat tentang janda karena<br>stigma membatasi ruang gerak janda untuk keluar dari kesulitan dan melanjutkan kehidupan mereka.</p> <p>Kata-kata Kunci: janda, Hagar, janda di Sarfat, stigma tentang janda</p> <p> </p> |
| title | MAKNA PERJUMPAAN ALLAH DENGAN HAGAR DAN JANDA DI SARFAT UNTUK MENGKRITIK STIGMA TENTANG JANDA |
| url | https://doi.org/10.5281/zenodo.19943513 |