Saved in:
| Main Author: | |
|---|---|
| Format: | Recurso digital |
| Language: | |
| Published: |
Zenodo
2026
|
| Online Access: | https://doi.org/10.5281/zenodo.20096618 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Table of Contents:
- <p>Dalam proses pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap siswa/i, seorang guru tidak hanya dituntut untuk sekedar menyampaikan informasi/ilmu semata, namun juga ada aspek pendidikan adab, moral, serta etika yang jauh lebih penting dari sekedar penyampaian ilmu. Seorang guru merupakan sosok yang tentunya setiap langkah dan ucap akan ditiru oleh para muridnya. Namun disayangkan sekali pada masa ini banyak sekali “oknum” pendakwah yang tidak menunjukkan adab, moral, serta etika yang buruk. Yang mana padahal mereka merupakan tokoh publik, bahkan kyai yang segala ucapannya dan perbuatannya tentu akan ditiru oleh para muridnya. Pada tahun 2024, banyak bersebaran video-video pendek dari Gus Miftah dan Habib Zaidan yang berbicara kotor bahkan berbau pornografi saat mereka ceramah di atas panggung. </p>