Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Nur Aini, Silvi, Risyda Afifah, Alya, Silvi, Silvi, Indriyanto, Salsabila, Pratiwi, Adinda, Maulana Hadie, Bryan
Format: Recurso digital
Language:
Published: Zenodo 2025
Online Access:https://doi.org/10.5281/zenodo.15713952
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Table of Contents:
  • <p><span lang="SV">Penyebaran biji merupakan proses penting dalam ekologi tumbuhan yang melibatkan pergerakan biji dari tumbuhan induk ke lokasi baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai mekanisme penyebaran biji, yaitu <em>nocturnal-zoochory, hydrochory, anemochory, dan zoochory</em>. Data dikumpulkan melalui praktikum yang dilakukan di Laboratorium Pendidikan III, Departemen Biologi, Universitas Andalas, pada tanggal 26 Maret 2024. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pada percobaan <em>nocturnal-zoochory</em>, terdapat variasi dalam tingkat ketertarikan hewan terhadap aroma buah, di mana buah dengan aroma kuat lebih menarik bagi hewan penyebar. Dalam percobaan <em>hydrochory</em>, hanya 2 dari 10 biji pinang yang berhasil menyebar, sedangkan semua biji kelapa terhambat oleh batuan, menunjukkan bahwa morfologi biji dan kondisi aliran udara sangat mempengaruhi keberhasilan penyebaran. Percobaan <em>anemochory</em> menunjukkan bahwa jarak jatuh biji bervariasi tergantung pada kekuatan angin dan morfologi biji, dengan terjun payung sebagai objek yang paling lama jatuh. Terakhir, pengamatan<em> zoochory </em>mengungkapkan bahwa biji-bijian sering menempel pada pakaian dan tubuh manusia, yang berpotensi membantu penyebaran biji. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya mekanisme penyebaran biji untuk pelestarian ekosistem dan pelestarian keanekaragaman hayati.</span></p>