Pengaruh fase luteal terhadap attachment avoidan: Analisis biopsikososial
Fuente:
Zenodo
Salvato in:
| Autore principale: | |
|---|---|
| Natura: | Recurso digital |
| Lingua: | indonesiano |
| Pubblicazione: |
Zenodo
2025
|
| Soggetti: | |
| Accesso online: | |
| Tags: |
Aggiungi Tag
Nessun Tag, puoi essere il primo ad aggiungerne!!
|
| _version_ | 1866902299490648064 |
|---|---|
| author | Ardyka, Anthony |
| author_facet | Ardyka, Anthony |
| contents | <p><span>Artikel ini memperkenalkan <em>Luteal-Attachment Withdrawal Framework</em> (LAWF), yaitu sebuah kerangka biopsikososial yang menghubungkan fase luteal dalam siklus menstruasi, yang ditandai oleh peningkatan hormon progesteron, dengan perilaku attachment avoidan dalam hubungan romantis. Melalui studi kasus autoetnografis naratif (pengamatan penulis terhadap pasangannya selama tiga siklus menstruasi), penelitian ini mengidentifikasi pola berulang berupa penarikan emosional dan penurunan inisiatif komunikasi selama fase luteal. Temuan ini selaras dengan literatur eksperimental yang menunjukkan bahwa peningkatan progesteron berkaitan dengan reaksi avoidance yang lebih cepat terhadap rangsangan negatif. Dengan mengintegrasikan teori attachment dan riset perilaku-endokrin, LAWF menjelaskan bagaimana fluktuasi hormonal pada fase luteal dapat memperkuat kecenderungan withdrawal pada individu dengan gaya attachment avoidan melalui dua jalur: (1) secara kognitif, progesteron dapat meningkatkan regulasi diri yang bersifat defensif; dan (2) secara sosial, progesteron dapat memperkuat perilaku menjaga jarak untuk mempertahankan otonomi. Meskipun dibatasi oleh sifat kualitatif data autoetnografis dan tidak adanya uji hormonal, kerangka ini membentuk dasar bagi studi multi-fase di masa depan dengan pelacakan hormon untuk memvalidasi proposisi ini secara empiris. LAWF memberikan wawasan baru tentang bagaimana perubahan hormonal yang siklik dapat memengaruhi dinamika attachment dalam hubungan romantis.</span><span> </span></p> |
| format | Recurso digital |
| id | zenodo_https___doi_org_10_5281_zenodo_15788504 |
| institution | Zenodo |
| language | ind |
| publishDate | 2025 |
| publisher | Zenodo |
| record_format | zenodo |
| spellingShingle | Pengaruh fase luteal terhadap attachment avoidan: Analisis biopsikososial Ardyka, Anthony avoidant attachment Progesterone approach-avoidance behavior hormonal behavior Models, Biopsychosocial Luteal-Attachment Withdrawal Framework LAWF Psychological Phenomena and Processes Psychology Luteal Phase Social and Behavioral Sciences Mental and Social Health Endocrinology Social psychology Life science Medicine and Health Sciences Psychiatry and Psychology Phytic Acid/physiology Marriage and Family Therapy and Counseling <p><span>Artikel ini memperkenalkan <em>Luteal-Attachment Withdrawal Framework</em> (LAWF), yaitu sebuah kerangka biopsikososial yang menghubungkan fase luteal dalam siklus menstruasi, yang ditandai oleh peningkatan hormon progesteron, dengan perilaku attachment avoidan dalam hubungan romantis. Melalui studi kasus autoetnografis naratif (pengamatan penulis terhadap pasangannya selama tiga siklus menstruasi), penelitian ini mengidentifikasi pola berulang berupa penarikan emosional dan penurunan inisiatif komunikasi selama fase luteal. Temuan ini selaras dengan literatur eksperimental yang menunjukkan bahwa peningkatan progesteron berkaitan dengan reaksi avoidance yang lebih cepat terhadap rangsangan negatif. Dengan mengintegrasikan teori attachment dan riset perilaku-endokrin, LAWF menjelaskan bagaimana fluktuasi hormonal pada fase luteal dapat memperkuat kecenderungan withdrawal pada individu dengan gaya attachment avoidan melalui dua jalur: (1) secara kognitif, progesteron dapat meningkatkan regulasi diri yang bersifat defensif; dan (2) secara sosial, progesteron dapat memperkuat perilaku menjaga jarak untuk mempertahankan otonomi. Meskipun dibatasi oleh sifat kualitatif data autoetnografis dan tidak adanya uji hormonal, kerangka ini membentuk dasar bagi studi multi-fase di masa depan dengan pelacakan hormon untuk memvalidasi proposisi ini secara empiris. LAWF memberikan wawasan baru tentang bagaimana perubahan hormonal yang siklik dapat memengaruhi dinamika attachment dalam hubungan romantis.</span><span> </span></p> |
| title | Pengaruh fase luteal terhadap attachment avoidan: Analisis biopsikososial |
| topic | avoidant attachment Progesterone approach-avoidance behavior hormonal behavior Models, Biopsychosocial Luteal-Attachment Withdrawal Framework LAWF Psychological Phenomena and Processes Psychology Luteal Phase Social and Behavioral Sciences Mental and Social Health Endocrinology Social psychology Life science Medicine and Health Sciences Psychiatry and Psychology Phytic Acid/physiology Marriage and Family Therapy and Counseling |
| url | https://doi.org/10.5281/zenodo.15788504 |