Analisis Sistem Pembangkit dan Desalinasi Air Laut Berbasis Reaktor SMART untuk Pemenuhan Kebutuhan Energi dan Air Bersih di IKN Menggunakan Software DEEP 5.1

Fuente: Zenodo
Enregistré dans:
Détails bibliographiques
Auteur principal: Gea, Yehezkiel Kenka Nivaro
Format: Recurso digital
Langue:indonésien
Publié: Zenodo 2025
Sujets:
Accès en ligne:
Tags: Ajouter un tag
Pas de tags, Soyez le premier à ajouter un tag!
_version_ 1866901836172099584
author Gea, Yehezkiel Kenka Nivaro
author_facet Gea, Yehezkiel Kenka Nivaro
contents <p>Permasalahan ketersediaan air bersih dan energi menjadi isu penting dalam pembangunan Ibu<br> Kota Nusantara (IKN). Salah satu solusi yang ditawarkan adalah dengan memanfaatkan teknologi desalinasi air laut yang terintegrasi dengan sistem pembangkit listrik tenaga nuklir jenis SMART (System-integrated Modular Advanced Reactor). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan sistem desalinasi dan kelistrikan berbasis reaktor SMART dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat IKN, baik dari sisi teknis maupun ekonomis. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak DEEP 5.1 yang dikeluarkan oleh IAEA, dengan lima skenario teknologi desalinasi yaitu MED, MSF, RO, MED+RO, dan MSF+RO. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem desalinasi RO dan MED+RO memberikan biaya produksi air yang paling rendah sebesar $0,78/m³, dengan output listrik bersih sebesar 728 MWe—cukup untuk memenuhi kebutuhan IKN sebesar 651 MWe. Selain itu, biaya produksi Listrik bersih sebesar 728 MWe—cukup untuk memenuhi kebutuhan IKN sebesar 651 MWe. Selain itu, biaya produksi listrik PLTN SMART sebesar $0,067/kWh juga lebih murah dibanding tarif PLN nonsubsidi saat ini, membuka peluang ekonomi dari sisi energi. Dengan<br> mempertimbangkan efisiensi, biaya, waktu pembangunan, dan kualitas air, dapat disimpulkan bahwa kombinasi PLTN SMART dan teknologi RO merupakan solusi yang paling tepat dan layak diterapkan di wilayah IKN sebagai kota baru yang mandiri energi dan air.</p>
format Recurso digital
id zenodo_https___doi_org_10_5281_zenodo_15876418
institution Zenodo
language ind
publishDate 2025
publisher Zenodo
record_format zenodo
spellingShingle Analisis Sistem Pembangkit dan Desalinasi Air Laut Berbasis Reaktor SMART untuk Pemenuhan Kebutuhan Energi dan Air Bersih di IKN Menggunakan Software DEEP 5.1
Gea, Yehezkiel Kenka Nivaro
IKN
PLTN SMART
DEEP 5.1
desalinasi
reverse osmosis
<p>Permasalahan ketersediaan air bersih dan energi menjadi isu penting dalam pembangunan Ibu<br> Kota Nusantara (IKN). Salah satu solusi yang ditawarkan adalah dengan memanfaatkan teknologi desalinasi air laut yang terintegrasi dengan sistem pembangkit listrik tenaga nuklir jenis SMART (System-integrated Modular Advanced Reactor). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan sistem desalinasi dan kelistrikan berbasis reaktor SMART dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat IKN, baik dari sisi teknis maupun ekonomis. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak DEEP 5.1 yang dikeluarkan oleh IAEA, dengan lima skenario teknologi desalinasi yaitu MED, MSF, RO, MED+RO, dan MSF+RO. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem desalinasi RO dan MED+RO memberikan biaya produksi air yang paling rendah sebesar $0,78/m³, dengan output listrik bersih sebesar 728 MWe—cukup untuk memenuhi kebutuhan IKN sebesar 651 MWe. Selain itu, biaya produksi Listrik bersih sebesar 728 MWe—cukup untuk memenuhi kebutuhan IKN sebesar 651 MWe. Selain itu, biaya produksi listrik PLTN SMART sebesar $0,067/kWh juga lebih murah dibanding tarif PLN nonsubsidi saat ini, membuka peluang ekonomi dari sisi energi. Dengan<br> mempertimbangkan efisiensi, biaya, waktu pembangunan, dan kualitas air, dapat disimpulkan bahwa kombinasi PLTN SMART dan teknologi RO merupakan solusi yang paling tepat dan layak diterapkan di wilayah IKN sebagai kota baru yang mandiri energi dan air.</p>
title Analisis Sistem Pembangkit dan Desalinasi Air Laut Berbasis Reaktor SMART untuk Pemenuhan Kebutuhan Energi dan Air Bersih di IKN Menggunakan Software DEEP 5.1
topic IKN
PLTN SMART
DEEP 5.1
desalinasi
reverse osmosis
url https://doi.org/10.5281/zenodo.15876418