Peran Teknologi Pangan dalam Mendukung Gizi Kuliner

Fuente: Zenodo
Salvato in:
Dettagli Bibliografici
Autore principale: Nurul, Nisa Ayu Alfani
Natura: Recurso digital
Pubblicazione: Zenodo 2025
Accesso online:
Tags: Aggiungi Tag
Nessun Tag, puoi essere il primo ad aggiungerne!!
_version_ 1866902062374060032
author Nurul, Nisa Ayu Alfani
author_facet Nurul, Nisa Ayu Alfani
contents <div> <p>Dalam beberapa dekade terakhir, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi dalam makanan semakin meningkat. Perubahan pola konsumsi dan gaya hidup telah mendorong kebutuhan akan makanan yang tidak hanya lezat, tetapi juga menyehatkan. Tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah bagaimana menyajikan makanan yang memenuhi standar gizi tanpa mengorbankan rasa, tekstur, dan daya tarik visualnya. Teknologi pangan muncul sebagai solusi potensial untuk menjawab tantangan ini, terutama melalui pendekatan berbasis inovasi dalam pengolahan dan formulasi produk makanan (Fellow, 2009). Tren global menunjukkan pergeseran ke arah produk pangan fungsional, yaitu makanan yang selain memberikan energi juga mendukung kesehatan, seperti produk kaya serat, probiotik, atau makanan rendah gula dan lemak trans. Teknologi seperti fortifikasi, enkapsulasi zat gizi, fermentasi modern, hingga pengolahan minimal telah menjadi fokus utama dalam pengembangan produk pangan bergizi (Gibney et al., 2013). Selain itu, pengemasan aktif dan pengawetan alami juga mulai diadopsi untuk menjaga kestabilan nutrisi selama distribusi dan penyimpanan (Augustin et al., 2016).</p> </div> <div> <div> <div> </div> </div> </div>
format Recurso digital
id zenodo_https___doi_org_10_5281_zenodo_15893614
institution Zenodo
language
publishDate 2025
publisher Zenodo
record_format zenodo
spellingShingle Peran Teknologi Pangan dalam Mendukung Gizi Kuliner
Nurul, Nisa Ayu Alfani
<div> <p>Dalam beberapa dekade terakhir, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi dalam makanan semakin meningkat. Perubahan pola konsumsi dan gaya hidup telah mendorong kebutuhan akan makanan yang tidak hanya lezat, tetapi juga menyehatkan. Tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah bagaimana menyajikan makanan yang memenuhi standar gizi tanpa mengorbankan rasa, tekstur, dan daya tarik visualnya. Teknologi pangan muncul sebagai solusi potensial untuk menjawab tantangan ini, terutama melalui pendekatan berbasis inovasi dalam pengolahan dan formulasi produk makanan (Fellow, 2009). Tren global menunjukkan pergeseran ke arah produk pangan fungsional, yaitu makanan yang selain memberikan energi juga mendukung kesehatan, seperti produk kaya serat, probiotik, atau makanan rendah gula dan lemak trans. Teknologi seperti fortifikasi, enkapsulasi zat gizi, fermentasi modern, hingga pengolahan minimal telah menjadi fokus utama dalam pengembangan produk pangan bergizi (Gibney et al., 2013). Selain itu, pengemasan aktif dan pengawetan alami juga mulai diadopsi untuk menjaga kestabilan nutrisi selama distribusi dan penyimpanan (Augustin et al., 2016).</p> </div> <div> <div> <div> </div> </div> </div>
title Peran Teknologi Pangan dalam Mendukung Gizi Kuliner
url https://doi.org/10.5281/zenodo.15893614