Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Baihaqi, Daffa Arkhan, Antariksawan, Anhar R., Sunardi, Joko
Format: Recurso digital
Language:Indonesian
Published: Zenodo 2025
Subjects:
Online Access:https://doi.org/10.5281/zenodo.16096441
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1866901824348356608
author Baihaqi, Daffa Arkhan
Antariksawan, Anhar R.
Sunardi, Joko
author_facet Baihaqi, Daffa Arkhan
Antariksawan, Anhar R.
Sunardi, Joko
contents <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja dua detektor Geiger-Müller (GM) dengan menggunakan sumber radiasi Co-60 dan Sr-90. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Instrumentasi Nuklir Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia, dengan fokus pada pengukuran tegangan operasional, efisiensi, dan waktu mati (dead time) detektor. Metodologi yang digunakan meliputi identifikasi area plateau, pengujian kestabilan sistem, serta pengukuran efisiensi detektor. Hasil penelitian menunjukkan detektor Geiger Muller 1 memiliki tegangan kerja sebesar 840 V, dead time 1.39494 × 10⁻⁵ s, dan efisiensi 8.9%. Sementara itu, detektor GM 2 menunjukkan tegangan kerja 910 V, dead time 1.7 × 10⁻⁴ s, dan efisiensi yang lebih tinggi sebesar 29.87%. Perbedaan ini dapat dipengaruhi oleh karakteristik fisik detektor, kondisi lingkungan, serta jenis dan usia detektor. Temuan ini memberikan wawasan penting dalam pemilihan detektor GM untuk aplikasi pengukuran radiasi yang lebih akurat dan efisien.</p>
format Recurso digital
id zenodo_https___doi_org_10_5281_zenodo_16096441
institution Zenodo
language ind
publishDate 2025
publisher Zenodo
record_format zenodo
spellingShingle Analisis Perbandingan Kemampuan Tegangan Kerja Detektor Geiger Muller Laboratorium Instrumentasi Nuklir Berbasis Sumber Co-60 Dan Sr-90
Baihaqi, Daffa Arkhan
Antariksawan, Anhar R.
Sunardi, Joko
Geiger-Muller detector
radiation
working voltage
efficiency
dead time
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja dua detektor Geiger-Müller (GM) dengan menggunakan sumber radiasi Co-60 dan Sr-90. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Instrumentasi Nuklir Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia, dengan fokus pada pengukuran tegangan operasional, efisiensi, dan waktu mati (dead time) detektor. Metodologi yang digunakan meliputi identifikasi area plateau, pengujian kestabilan sistem, serta pengukuran efisiensi detektor. Hasil penelitian menunjukkan detektor Geiger Muller 1 memiliki tegangan kerja sebesar 840 V, dead time 1.39494 × 10⁻⁵ s, dan efisiensi 8.9%. Sementara itu, detektor GM 2 menunjukkan tegangan kerja 910 V, dead time 1.7 × 10⁻⁴ s, dan efisiensi yang lebih tinggi sebesar 29.87%. Perbedaan ini dapat dipengaruhi oleh karakteristik fisik detektor, kondisi lingkungan, serta jenis dan usia detektor. Temuan ini memberikan wawasan penting dalam pemilihan detektor GM untuk aplikasi pengukuran radiasi yang lebih akurat dan efisien.</p>
title Analisis Perbandingan Kemampuan Tegangan Kerja Detektor Geiger Muller Laboratorium Instrumentasi Nuklir Berbasis Sumber Co-60 Dan Sr-90
topic Geiger-Muller detector
radiation
working voltage
efficiency
dead time
url https://doi.org/10.5281/zenodo.16096441