Analisa Kelayakan Usaha BUMDesa Unit Usaha Penggemukan Sapi

Fuente: Zenodo
Guardado en:
Detalles Bibliográficos
Autor principal: darmawan, imam sahroni
Formato: Recurso digital
Lenguaje:indonesio
Publicado: Zenodo 2025
Materias:
Acceso en línea:
Etiquetas: Agregar Etiqueta
Sin Etiquetas, Sea el primero en etiquetar este registro!
_version_ 1866901551811919872
author darmawan, imam sahroni
author_facet darmawan, imam sahroni
contents <p dir="auto">Dokumen ini menyajikan studi kelayakan komprehensif untuk pendirian unit usaha penggemukan sapi oleh BUMDesa Kramat Jaya, yang berlokasi di Desa Kramat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Indonesia, untuk tahun anggaran 2025. Studi ini berfokus pada pengembangan usaha penggemukan sapi jenis Madrasin, hasil persilangan sapi lokal Madura dengan ras unggul seperti Limousin atau Simental, dengan investasi awal sebesar Rp205.500.000 yang bersumber dari penyertaan modal BUMDesa.</p> <p dir="auto">Analisis mencakup berbagai aspek untuk memastikan kelayakan proyek, meliputi:</p> <ol> <li><strong>Ringkasan Eksekutif</strong>: Menguraikan deskripsi usaha, tujuan, dan rekomendasi awal, menyoroti pemanfaatan sumber daya lokal (lahan, pakan hijauan, dan tenaga kerja) serta kedekatan dengan pasar ternak untuk efisiensi operasional.</li> <li><strong>Asumsi Teknis</strong>: Merinci kerangka teknis, termasuk kriteria pemilihan sapi, target kenaikan bobot (100 kg per siklus), siklus penggemukan 3–4 bulan, kapasitas awal 12 ekor sapi, sistem pakan semi-feedlot, dan pengelolaan limbah untuk keberlanjutan.</li> <li><strong>Aspek Pasar dan Pemasaran</strong>: Mengevaluasi permintaan lokal dan regional yang stabil, terutama saat hari raya keagamaan, dengan fokus pada pengepul, rumah potong hewan (RPH), dan konsumen musiman. Termasuk analisis kompetitor dan strategi pemasaran digital melalui media sosial.</li> <li><strong>Aspek Operasional</strong>: Menjelaskan proses produksi, ketersediaan sumber daya (pakan lokal dan air), peralatan, serta perencanaan lokasi strategis untuk meminimalkan biaya dan dampak lingkungan.</li> <li><strong>Aspek Manajemen dan Organisasi</strong>: Menguraikan struktur organisasi, peran, dan kompetensi pengelola BUMDesa, menekankan pelatihan tenaga kerja lokal dan dukungan teknis dari instansi pemerintah.</li> <li><strong>Aspek Keuangan</strong>: Memperkirakan pengembalian investasi tinggi dengan periode balik modal sekitar 4,5 bulan, Nilai Sekarang Bersih (NPV) Rp1,17 miliar, Tingkat Pengembalian Internal (IRR) ~125%, dan Indeks Profitabilitas (PI) 6,71, menunjukkan kelayakan finansial yang kuat.</li> <li><strong>Aspek Legalitas</strong>: Memastikan kepatuhan terhadap regulasi lokal dan nasional, termasuk izin usaha, sertifikasi lingkungan, dan dokumen kesehatan hewan untuk operasional yang sah.</li> <li><strong>Aspek Lingkungan</strong>: Menangani dampak lingkungan melalui pengolahan limbah menjadi pupuk organik, pengendalian bau, dan langkah-langkah biosekuriti untuk meminimalkan gangguan ekologis dan sosial.</li> <li><strong>Analisis Risiko dan Mitigasi</strong>: Mengidentifikasi risiko seperti fluktuasi pasar, penyakit ternak, dan masalah lingkungan, dengan strategi mitigasi seperti diversifikasi saluran penjualan, pemeriksaan kesehatan rutin, dan dana cadangan.</li> </ol> <p dir="auto"><strong>Kesimpulan</strong>: Studi ini menyimpulkan bahwa usaha penggemukan sapi oleh BUMDesa Kramat Jaya sangat layak dijalankan, didukung oleh permintaan pasar yang kuat, ketersediaan sumber daya lokal, dan proyeksi keuangan yang positif. Rekomendasi mencakup pengelolaan profesional, kolaborasi dengan pemangku kepentingan, dan praktik keberlanjutan lingkungan untuk memastikan keberhasilan jangka panjang dan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi desa.</p>
format Recurso digital
id zenodo_https___doi_org_10_5281_zenodo_16393028
institution Zenodo
language ind
publishDate 2025
publisher Zenodo
record_format zenodo
spellingShingle Analisa Kelayakan Usaha BUMDesa Unit Usaha Penggemukan Sapi
darmawan, imam sahroni
BUMDesa
Analisa Kelayakan Usaha
Pemerintah Desa
<p dir="auto">Dokumen ini menyajikan studi kelayakan komprehensif untuk pendirian unit usaha penggemukan sapi oleh BUMDesa Kramat Jaya, yang berlokasi di Desa Kramat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Indonesia, untuk tahun anggaran 2025. Studi ini berfokus pada pengembangan usaha penggemukan sapi jenis Madrasin, hasil persilangan sapi lokal Madura dengan ras unggul seperti Limousin atau Simental, dengan investasi awal sebesar Rp205.500.000 yang bersumber dari penyertaan modal BUMDesa.</p> <p dir="auto">Analisis mencakup berbagai aspek untuk memastikan kelayakan proyek, meliputi:</p> <ol> <li><strong>Ringkasan Eksekutif</strong>: Menguraikan deskripsi usaha, tujuan, dan rekomendasi awal, menyoroti pemanfaatan sumber daya lokal (lahan, pakan hijauan, dan tenaga kerja) serta kedekatan dengan pasar ternak untuk efisiensi operasional.</li> <li><strong>Asumsi Teknis</strong>: Merinci kerangka teknis, termasuk kriteria pemilihan sapi, target kenaikan bobot (100 kg per siklus), siklus penggemukan 3–4 bulan, kapasitas awal 12 ekor sapi, sistem pakan semi-feedlot, dan pengelolaan limbah untuk keberlanjutan.</li> <li><strong>Aspek Pasar dan Pemasaran</strong>: Mengevaluasi permintaan lokal dan regional yang stabil, terutama saat hari raya keagamaan, dengan fokus pada pengepul, rumah potong hewan (RPH), dan konsumen musiman. Termasuk analisis kompetitor dan strategi pemasaran digital melalui media sosial.</li> <li><strong>Aspek Operasional</strong>: Menjelaskan proses produksi, ketersediaan sumber daya (pakan lokal dan air), peralatan, serta perencanaan lokasi strategis untuk meminimalkan biaya dan dampak lingkungan.</li> <li><strong>Aspek Manajemen dan Organisasi</strong>: Menguraikan struktur organisasi, peran, dan kompetensi pengelola BUMDesa, menekankan pelatihan tenaga kerja lokal dan dukungan teknis dari instansi pemerintah.</li> <li><strong>Aspek Keuangan</strong>: Memperkirakan pengembalian investasi tinggi dengan periode balik modal sekitar 4,5 bulan, Nilai Sekarang Bersih (NPV) Rp1,17 miliar, Tingkat Pengembalian Internal (IRR) ~125%, dan Indeks Profitabilitas (PI) 6,71, menunjukkan kelayakan finansial yang kuat.</li> <li><strong>Aspek Legalitas</strong>: Memastikan kepatuhan terhadap regulasi lokal dan nasional, termasuk izin usaha, sertifikasi lingkungan, dan dokumen kesehatan hewan untuk operasional yang sah.</li> <li><strong>Aspek Lingkungan</strong>: Menangani dampak lingkungan melalui pengolahan limbah menjadi pupuk organik, pengendalian bau, dan langkah-langkah biosekuriti untuk meminimalkan gangguan ekologis dan sosial.</li> <li><strong>Analisis Risiko dan Mitigasi</strong>: Mengidentifikasi risiko seperti fluktuasi pasar, penyakit ternak, dan masalah lingkungan, dengan strategi mitigasi seperti diversifikasi saluran penjualan, pemeriksaan kesehatan rutin, dan dana cadangan.</li> </ol> <p dir="auto"><strong>Kesimpulan</strong>: Studi ini menyimpulkan bahwa usaha penggemukan sapi oleh BUMDesa Kramat Jaya sangat layak dijalankan, didukung oleh permintaan pasar yang kuat, ketersediaan sumber daya lokal, dan proyeksi keuangan yang positif. Rekomendasi mencakup pengelolaan profesional, kolaborasi dengan pemangku kepentingan, dan praktik keberlanjutan lingkungan untuk memastikan keberhasilan jangka panjang dan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi desa.</p>
title Analisa Kelayakan Usaha BUMDesa Unit Usaha Penggemukan Sapi
topic BUMDesa
Analisa Kelayakan Usaha
Pemerintah Desa
url https://doi.org/10.5281/zenodo.16393028