Keamanan Program Nutrisi Bayi di Tengah Risiko Kontaminasi Cronobacter sakazakii

Fuente: Zenodo
Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Sophian, Alfi
Format: Recurso digital
Language:Indonesian
Published: Zenodo 2025
Subjects:
Online Access:
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1866901616614965248
author Sophian, Alfi
author_facet Sophian, Alfi
contents <p><span>Cronobacter</span><span> </span><span>sakazakii</span><span> adalah patogen </span><span>oportunistik</span><span> yang menjadi perhatian utama dalam keamanan pangan, terutama pada produk susu formula bayi dan makanan bubuk. Infeksi yang ditimbulkan bakteri ini dapat berakibat fatal, khususnya pada neonatus, bayi prematur, dan kelompok </span><span>imunokompromais</span><span>, dengan risiko meningitis, sepsis, hingga kematian. Program nutrisi bayi, baik yang dikelola pemerintah maupun swasta, menghadapi tantangan besar karena distribusi susu formula dalam skala luas berpotensi meningkatkan risiko kontaminasi. Kontaminasi dapat terjadi pada tahap produksi, distribusi, maupun saat penyiapan oleh pengasuh. Dengan meningkatnya kesadaran publik akan keamanan pangan bayi, penting bagi pemangku kebijakan untuk memperkuat standar </span><span>higienitas</span><span>, sistem pengawasan, serta edukasi kepada masyarakat guna menjamin keamanan program nutrisi bayi di Indonesia.</span></p>
format Recurso digital
id zenodo_https___doi_org_10_5281_zenodo_17082209
institution Zenodo
language ind
publishDate 2025
publisher Zenodo
record_format zenodo
spellingShingle Keamanan Program Nutrisi Bayi di Tengah Risiko Kontaminasi Cronobacter sakazakii
Sophian, Alfi
Mikrobiologi
Bakteri
Patogen
Pangan
Keamanan
<p><span>Cronobacter</span><span> </span><span>sakazakii</span><span> adalah patogen </span><span>oportunistik</span><span> yang menjadi perhatian utama dalam keamanan pangan, terutama pada produk susu formula bayi dan makanan bubuk. Infeksi yang ditimbulkan bakteri ini dapat berakibat fatal, khususnya pada neonatus, bayi prematur, dan kelompok </span><span>imunokompromais</span><span>, dengan risiko meningitis, sepsis, hingga kematian. Program nutrisi bayi, baik yang dikelola pemerintah maupun swasta, menghadapi tantangan besar karena distribusi susu formula dalam skala luas berpotensi meningkatkan risiko kontaminasi. Kontaminasi dapat terjadi pada tahap produksi, distribusi, maupun saat penyiapan oleh pengasuh. Dengan meningkatnya kesadaran publik akan keamanan pangan bayi, penting bagi pemangku kebijakan untuk memperkuat standar </span><span>higienitas</span><span>, sistem pengawasan, serta edukasi kepada masyarakat guna menjamin keamanan program nutrisi bayi di Indonesia.</span></p>
title Keamanan Program Nutrisi Bayi di Tengah Risiko Kontaminasi Cronobacter sakazakii
topic Mikrobiologi
Bakteri
Patogen
Pangan
Keamanan
url https://doi.org/10.5281/zenodo.17082209