Kodifikasi al Qur'an Zaman Rasulullah dan Zaman Modern: Studi Perbandingan Sejarah dan Kemajuan Teknologi

Fuente: Zenodo
Guardado en:
Detalles Bibliográficos
Autores principales: Zahrah Dwi Pusparini, Kamelia Maimunah, Nayla Damayanti
Formato: Recurso digital
Lenguaje:indonesio
Publicado: Zenodo 2025
Materias:
Acceso en línea:
Etiquetas: Agregar Etiqueta
Sin Etiquetas, Sea el primero en etiquetar este registro!
_version_ 1866901280462471168
author Zahrah Dwi Pusparini
Kamelia Maimunah
Nayla Damayanti
author_facet Zahrah Dwi Pusparini
Kamelia Maimunah
Nayla Damayanti
contents <p>Penelitian ini mengkaji perjalanan kodifikasi Al-Qur’an sejak masa Rasulullah SAW hingga era modern dengan membandingkan metode tradisional dan perkembangan teknologi masa kini. Pada periode kenabian, penjagaan wahyu dilakukan melalui hafalan para sahabat serta pencatatan ayat-ayat oleh para penulis wahyu pada berbagai media sederhana. Setelah wafatnya banyak penghafal dalam Perang Yamamah, pengumpulan Al-Qur’an secara sistematis pertama kali dilakukan pada masa Khalifah Abu Bakar. Upaya tersebut kemudian disempurnakan pada masa Utsman bin Affan melalui penyusunan Mushaf Utsmani sebagai standar untuk menghindari perbedaan bacaan.</p> <p> </p> <p>Masuk ke era modern, kemajuan teknologi telah melahirkan bentuk kodifikasi baru seperti mushaf cetak, digitalisasi naskah, aplikasi Al-Qur’an, serta penyimpanan berbasis data digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur untuk menelaah perbedaan dan kesinambungan antara proses kodifikasi klasik dan modern. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun format dan medianya berubah mengikuti perkembangan zaman, prinsip utama penjagaan Al-Qur’an—yakni ketelitian, verifikasi, dan keseragaman teks—tetap dipertahankan.</p> <p> </p> <p>Hasil kajian ini menegaskan bahwa kombinasi antara warisan metodologis ulama terdahulu dan inovasi teknologi modern berperan besar dalam memastikan keautentikan Al-Qur’an hingga kini.</p>
format Recurso digital
id zenodo_https___doi_org_10_5281_zenodo_17837586
institution Zenodo
language ind
publishDate 2025
publisher Zenodo
record_format zenodo
spellingShingle Kodifikasi al Qur'an Zaman Rasulullah dan Zaman Modern: Studi Perbandingan Sejarah dan Kemajuan Teknologi
Zahrah Dwi Pusparini
Kamelia Maimunah
Nayla Damayanti
Kodifikasi al Qur'an
Kewahyuan
Mushaf Utsmani
Teknologi digital
Modernisasi
<p>Penelitian ini mengkaji perjalanan kodifikasi Al-Qur’an sejak masa Rasulullah SAW hingga era modern dengan membandingkan metode tradisional dan perkembangan teknologi masa kini. Pada periode kenabian, penjagaan wahyu dilakukan melalui hafalan para sahabat serta pencatatan ayat-ayat oleh para penulis wahyu pada berbagai media sederhana. Setelah wafatnya banyak penghafal dalam Perang Yamamah, pengumpulan Al-Qur’an secara sistematis pertama kali dilakukan pada masa Khalifah Abu Bakar. Upaya tersebut kemudian disempurnakan pada masa Utsman bin Affan melalui penyusunan Mushaf Utsmani sebagai standar untuk menghindari perbedaan bacaan.</p> <p> </p> <p>Masuk ke era modern, kemajuan teknologi telah melahirkan bentuk kodifikasi baru seperti mushaf cetak, digitalisasi naskah, aplikasi Al-Qur’an, serta penyimpanan berbasis data digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur untuk menelaah perbedaan dan kesinambungan antara proses kodifikasi klasik dan modern. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun format dan medianya berubah mengikuti perkembangan zaman, prinsip utama penjagaan Al-Qur’an—yakni ketelitian, verifikasi, dan keseragaman teks—tetap dipertahankan.</p> <p> </p> <p>Hasil kajian ini menegaskan bahwa kombinasi antara warisan metodologis ulama terdahulu dan inovasi teknologi modern berperan besar dalam memastikan keautentikan Al-Qur’an hingga kini.</p>
title Kodifikasi al Qur'an Zaman Rasulullah dan Zaman Modern: Studi Perbandingan Sejarah dan Kemajuan Teknologi
topic Kodifikasi al Qur'an
Kewahyuan
Mushaf Utsmani
Teknologi digital
Modernisasi
url https://doi.org/10.5281/zenodo.17837586